Senin, 25 Juni 2012

Sempit

Sungguhpun ketika kau harus bertahan dalam kondisi sesempit apapun, masih ada orang jujur di dunia ini.
Berjalanlah di sampingnya. Kau akan mendapat kekuatan baru.
Duduklah bersila, dan letakkan punggung tangan kita, jentikkan jari-jari kita, pejamkan mata, dan luruskan wajah lusuh kita ke depan.
Ada surgamu di sana,
Seperti puisi kita bertiga, di serambi musholla.



Laa yukallifullaahu naf'an illa wus'ahaa

Sungguh, manusia amatlah ingkar
Kepada Tuhannya tak tahu bersyukur


*yang aku tahu, aku hanya bagian dari sebuah empati,,, yang aku rasa, bagaimana aku harus ada saat orang-orang itu congkak tertawa,,


- Ana Diana Solich - yakin usaha sampai

Tidak ada komentar:

Posting Komentar